AC Milan Dijatuhi Hukuman Larangan Bermain di Kancah Eropa

AC Milan Dijatuhi Hukuman Larangan Bermain di Kancah Eropa l Bandar Piala Dunia 2018
AC Milan Dijatuhi Hukuman Larangan Bermain di Kancah Eropa l Bandar Piala Dunia 2018

Bandar Bola Piala Dunia – Klub ternama asal Italia, AC Milan baru saja di jatuhi hukuman oleh pihak UEFA setelah diketahui melakukan pelanggaran aturan mengenai Financial Fair Play. Dari pihak Badan Pengendali Keuangan Klub UEFA (CFCB) juga sudah melakukan penyelidikan dan telah menyatakan bahwa AC Milan memang melakukan penyelewengan atas aturan yang sudah berlaku.

AC Milan Dijatuhi Hukuman Larangan Bermain di Kancah Eropa l Bandar Piala Dunia 2018

AC Milan Dijatuhi Hukuman Larangan Bermain di Kancah Eropa l Bandar Piala Dunia 2018.

Gemar bermain taruhan bola online atau menonton pertarungan ayam ? mencari situs Agen Bola Piala Dunia 2018 dan Bandar Taruhan Pertarungan Ayam Online ? Daftarkan diri anda sekarang juga bersama kami

Rossoneri sendiri dinilai telah melakukan pelanggaran aturan terhadap aturan FFP, terutama di aspek keharusan untuk mencatatkan break even point dimana merupakan penyelewengan terhadap penggunaan dana yang melebihi dari jumlah yang harus dikeluarkan dari dana penghasilan mereka.

UEFA sendiri akhirnya menjatuhkan hukuman atas Milan dengan larangan untuk bermain dalam kancah Eropa. Dan dalam kasus pelanggaran aturan FFP yang pernah terjadi, hukuman terhadap AC Milan merupakan hukuman yang terbilang cukup paling berat.

Berikut adalah pernyataan resmi UEFA terkait vonis berat untuk Milan ini.

Kamar Ajudikasi CFCB yang diketuai ioleh José Narciso da Cunha Rodrigues telah mengambil keputusan dalam kasus klub AC Milan. Klub tersebut dilaporkan oleh Kepala Penyelidik CFCB karena melanggar regulasi Club Licensing and Financial Fair Play, terutama dalam aspek break-even finansial.

Milan akan dikeluarkan dari partisipasi dalam kompetisi klub UEFA selanjutnya, seandainya mereka lolos dalam dua musim ke depan (misalnya satu kompetisi di 2018/19 atau 2019/20, jika Milan lolos).

Milan bisa melakukan banding atas keputusan ini di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), sesuai dengan pasal 34(2) aturan Prosedural yang mengatur Badan Pengendali Finansial Klub UEFA, dan juga pasal 62 dan 63 statuta UEFA.

Penjelasan penuh atas keputusan ini akan disampaikan di UEFA.com pada waktunya.

Jika dilihat, cara penyampaian UEFA sendiri terbilang rancu, ambigu, dan tidak mudah dimengerti. Banyak yang mengatakan bahwa hal ini memang disengaja oleh pihak UEFA sendiri sebagai persiapan mereka apabila AC Milan melakukan tindakan banding atas masalah ini ke pihak CAS.

Dan apabila ditelusuri lebih dalam, mengenai perkataan dari UEFA jika Milan hanya akan dikeluarkan dari Eropa satu kali dalam dua tahun ke depan maka dapat dipastikan Milan hanya akan didepak hanya satu kali saja pada musim depan dan akan dapat ikut kembali pada musim berikutnya. Namun sayangnya, fakta mengenai Milan sudah dipastikan lolos ke Liga Europa musim depan sehingga harusnya hukuman itu hanya akan dijalani musim depan saja.

Dan dari pihak AC Milan sendiri juga sudah melakukan berbagai upaya untuk mencari solusi keluar dengan pihak UEFA agar tidak memperpanjang masalah ini. Seperti dengan menerima hukuman dengan membayar denda saja. Namun usaha dari Milan mau tidak mau tidak berbuah hasil, UEFA menolak tawaran tersebut dan tetap melanjutkan masalah ini kepada pihak CAS.

Diketahui, dari Milan sendiri tetap akan melakukan berbagai cara salah satunya adalah dengan melakukan upaya banding ke pihak CAS. Dan karena itu juga UEFA sudah mempersiapkan rencananya dengan menyusun kata-kata yang rumit untuk mempersiapkan pembelaan di CAS.

Beberapa media megungkapkan bahwa hukuman dari UEFA sendiri sengaja dilakukan guna menjadi peringatan kepada klub-klub lain yang nantinya melakukan pelanggaran.

Hukuman yang pernah dilakukan UEFA sendiri hanya pernah terjadi kepada beberapa klub besar, yaitu Manchester City dan PSG yang belanja besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: